pengampunan dan penerimaan ulang dari TUHAN menjadi titik sejarah iman

 YESAYA 44 :21-28

Jemaat yang dikasihi Tuhan

Berita pengampunan yang baru kita baca memiliki dampak yang begitu besar bagi perjalanan iman umat TUHAN yang sedang menjalani hidup di pembuangan. Pergumulan yang selama ini mereka tanggung akibat segala kesalahan dan dosa yang telah mereka perbuat kepada TUHAN  akhirnya dapat mereka hadapi dengan keyakinan serta kepercayaan diri bahwa TUHAN selalu ada bersama dengan mereka. Sejak kejatuhan mereka ke tangan para penguasa asing seluruh umat TUHAN sudah mengalami goncangan iman yang sungguh besar. Setelah beragam nabi yang TUHAN utus untuk memperingati mereka dan berusaha membawa mereka kembali ke jalan yang benar justru direspons dengan tegar tengkuk, mereka pun harus menerima kenyataan pahit dengan dipaksa meninggalkan tanah kelahiran menuju tanah pembuangan yang asing. Mereka pun tersadar bahwa hubungan mereka dengan TUHAN telah rusak akibat dosa dan perilaku mereka sendiri. Tidak sedikit pula dari antara umat yang merasa bahwa TUHAN sudah meninggalkan dan melupakan mereka sehingga kualitas iman para umat TUHAN  mengalami gangguan yang begitu hebat. Inilah mengapa pemberitaan pengampunan dan penerimaan ulang dari TUHAN menjadi titik sejarah iman yang begitu berarti untuk seluruh umat-Nya.

 Jemaat yang dikasihi Tuhan,

Berita pengampunan yang TUHAN berikan bagi umat-Nya adalah sebuah kesukacitaan besar. Kesempatan yang masih Tuhan berikan melalui pengampunan Adalah sebuah hadiah besar melebihi apapun. Kesempatan ini tidak boleh disia siakan untuk kembali membangun hubungan yang sehat dan berkualitas bersama TUHAN. Terlebih lagi melalui perikop bacaan hari ini kita tidak sekadar melihat sebuah kalimat pengampunan dari TUHAN bagi umat yang telah melukai-Nya berulang kali, melainkan juga kita dapat merasakan kerinduan yang begitu besar dengan segala inisiatif kasih yang TUHAN lakukan untuk menebus umatNya.

Tuhan Allah melalui Yesus Kristus telah menyelamatkan manusia dari kuasa dosa dan maut meskipun harus melalui jalan sengsara dan penderitaan. Respon kita adalah Jangan kita tinggal terus dalam dosa tetapi kita harus keluar dari dosa. Jangan mempermainkan kesempatan melalui pengampunan yang Tuhan berikan dengan kehidupan yang sembarangan.

Kita  diingatkan  kembali, bahwa di  hadapan TUHAN  kita sangat   berharga.   Begitu berharganya manusia, sehingga Allah mau menyelamatkan manusia  melalui kematian dan kebangkitanTuhan  Yesus. Jadi kita harus mengingat dan menceritakan kisah kasih Allah di kayu salib  yang menyelamatkan kita. Salib adalah sebuah bukti begitu berharganya kita  sehingga la mau mati secara hina,   dan  ketika Yesus bangkit  semuanya menjadi baru dan berharga di hadapan Nya.. lngatlah dahulu  kita  orang  berdosa, tetapi  sekarang  kita meniadi benar di  hadapan-Nya karena pengampunanNya. Mari jadikan hidup pribadi dan keluarga kita berkenan kepada Allah dan terus hidup dalam kehendakNya. AMIN


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KHOTBAH MATIUS 26:69-75 JANGAN MENYANGKAL YESUS KRISTUS

KHOTBAH 50 TAHUN EMAS

KHOTBAH MINGGU, 8 NOVEMBER 2020. KEJADIAN 9 :1-17 . JANJI PEMELIHARAAN ALLAH