Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

pengampunan dan penerimaan ulang dari TUHAN menjadi titik sejarah iman

 YESAYA 44 :21-28 Jemaat yang dikasihi Tuhan Berita pengampunan yang baru kita baca memiliki dampak yang begitu besar bagi perjalanan iman umat TUHAN yang sedang menjalani hidup di pembuangan. Pergumulan yang selama ini mereka tanggung akibat segala kesalahan dan dosa yang telah mereka perbuat kepada TUHAN   akhirnya dapat mereka hadapi dengan keyakinan serta kepercayaan diri bahwa TUHAN selalu ada bersama dengan mereka. Sejak kejatuhan mereka ke tangan para penguasa asing seluruh umat TUHAN sudah mengalami goncangan iman yang sungguh besar. Setelah beragam nabi yang TUHAN utus untuk memperingati mereka dan berusaha membawa mereka kembali ke jalan yang benar justru direspons dengan tegar tengkuk, mereka pun harus menerima kenyataan pahit dengan dipaksa meninggalkan tanah kelahiran menuju tanah pembuangan yang asing. Mereka pun tersadar bahwa hubungan mereka dengan TUHAN telah rusak akibat dosa dan perilaku mereka sendiri. Tidak sedikit pula dari antara umat yang merasa bahwa...

BERJAGA JAGALAH DAN BERDOALAH SUPAYA KAMU JANGAN JATUH KE DALAM PENCOBAAN

  Syalom Jemaat yang dikasihi Tuhan Kita Bersyukur kepada Tuhan atas kasih dan anugerahNya kita ada dalam penyertaan Tuhan sampai saat ini dan kita boleh memberi diri datang beribadah memuliakan Tuhan dan mendengarkan petunjuk FirmanNya. Saat ini kita sementara berada dalam   minggu sengsara ke 4 sementara menghayati pengorbanan Tuhan Yesus untuk menebus dosa dosa kita semua. Tema perenungan kita sepanjang minggu yang berjalan ini Adalah Berjaga-jagalah dan Berdoalah Supaya Kamu Jangan Jatuh Ke Dalam Pencobaan" MArkus 14 : 32 – 42, menceritakan tentang Yesus Kristus yang akan memasuki gerbang kesengsaraanNya. Dalam konteks Yesus sebagai manusia pada waktu itu, Ia merasakan pergumulan dan   penderitaan yang sangat dalam. Dikatakan dalam ayat 33, “Ia sangat takut dan gentar”. Dua kata yang mengungkapkan bahwa sebagai manusia Yesus sementara dalam pergumulan yang berat. Keadaan seperti itu membuat Yesus sedih, cemas dan gelisah sehingga Ia mengatakan bahwa “seperti...