Jumat, 27 Juni 2014
KE RUMAH DUKA
Hari ini saya merasa bersalah ketika berjumpa dengan teman yang saya tahu berduka karena kehilangan ayahnya. Untuk ke kantor saya harus melewati jalan depan rumahnya dan suatu ketika saya melihat ada bangsal dukacita tapi saya tidak tertarik untuk bertanya siapa yang meninggal yang ternyata adalah ayah dari sahabat saya. Ketika saya berjumpa sahabat saya ini ada rasa penyesalan tidak melayat sedangkan waktu bertemu ia dengan begitu ramah menyambut saya. Ya kalau acara suka pasti ketemu lagi tapi kalau acara duka kapan lagi . Betul sekali firman : Lebih baik kerumah duka daripada kerumah suka.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
pengampunan dan penerimaan ulang dari TUHAN menjadi titik sejarah iman
YESAYA 44 :21-28 Jemaat yang dikasihi Tuhan Berita pengampunan yang baru kita baca memiliki dampak yang begitu besar bagi perjalanan iman...
-
Salam sejahtera bagi kita semua, Apa kabar hari ini? Tentu sehat, kuat dan diberkati Tuhan sehingga kita boleh kembali memberi diri dala...
-
BAHAN BACAAN : KIDUNG AGUNG 8 :5-7 Hari ini kita berkumpul UNTUK KEMBALI bersyukur kepada Tuhan yang memberi cintaNya kepada kita semua ,...
-
Renungan Artikel-artikel renungan atau yang dapat memberi inspirasi 20 Berkat Mengapa saya berkata "Saya tidak bisa" jika ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar