Pengamat politik Sulut, Dr Ferry Liando saat diwawancarai Tribun Manado, Sabtu (19/1/2013) menjelaskan, saat kampanye, pasangan ini mengumbar banyak program dan janji untuk membangun Minahasa.
"Ada banyak program dan janji yang telah disampaikan pada masyarakat. Bagi saya, setengah saja dari semua yang dijanjikan itu bisa ditepati maka akan sangat terasa pembangunan di Minahasa. Tidak perlu semuanya ditepati, setengah saja akan memberikan dampak yang luar biasa," ujarnya.
Liando menjelaskan, hal penting yang harus dilakukan pertama kali oleh pasangan ini adalah kembali menyatukan semua kekuatan warga di Minahasa. Menurutnya, saat ini potensi perpecahan sebagai dampak pemilukada masih terjadi. Menurutnya, warga terbagi menjadi lima kelompok dan perpecahan ini harus segera disatukan kembali.
Menurutnya, tugas JWS dan Ivansa sebagai pemimpin yang baru harus bisa meyakinkan semua masyarakat Minahasa untuk melupakan semua perbedaan pilihan. Menurutnya, persatuan semua warga bisa menjadi kunci dalam pelaksanaan program pembangunan.
"Paling utama adalah melakukan sosialisasi konsolidasi kepada masyarakat. Sebagai pemimpin, pasangan ini harus bisa merangkul semua masyarakat dan melibatkan mereka dalam program pembangunan," ujarnya.
Saat dimintai tanggapan soal rencana reformasi birokrasi yang akan dilakukan pada awal masa kepemimpinan JWS-Ivansa, Liando mengatakan, program tersebut sebenarnya tidak perlu dilaksanakan pada awal masa kepemimpinan. Menurutnya, tidak baik jika para pejabat diganti tanpa melihat kinerja mereka.
"Reformasi birokrasi atau penggantian posisi pejabat sebaiknya tidak dilaksanakan sejak awal. Harus ada kajian dan parameter penilaian yang jelas untuk menentukan posisi pejabat," ujarnya.
Dirinya mengatakan, jika memang ada pejabat yang potensial dan memiliki kemampuan pada bidangnya maka pejabat tersebut harus diperhatikan. Jangan menilai posisi pejabat berdasarkan keberpihakan saat pemilukada. Menurutnya, bukan rahasia lagi jika dalam setiap pelaksanaan pemilukada, para pejabat sering menjadi korban untuk mendukung pimpinan mereka.
Tribun Manado - Minggu, 20 Januari 2013 09:11 WITA
Minggu, 20 Januari 2013
Selasa, 08 Januari 2013
Mzm 33
Seperti yang telah dikemukakan dalam renungan kemarin, mazmur ini memang kental dengan nuansa peperangan. Karenanya mazmur ini juga memberi banyak inspirasi dan ajaran berharga bagi Anda yang sedang menghadapi “peperangan” dalam kehidupan Anda.
Pemazmur membangkitkan iman kita dengan mengingatkan kuasa Tuhan yang bekerja atas seluruh penduduk bumi. Termasuk Anda, tentu saja. Kekuasaan itu berupa kemampuan Tuhan untuk melihat semua anak manusia. Tuhan menilik setiap orang bukan saja dari tampilan luarnya, melainkan juga apa yang ada di dalam hatinya. Daya jangkau kepedulian Tuhan kepada manusia – sekali lagi, juga kepada Anda – sangat luas dan sangat dalam, tiada batasnya.
Karena itulah pemazmur memberikan nasihat, yang juga berfungsi sebagai teguran. Pertama, kalimat ini tentu menegur orang-orang yang dengan sombong mengandalkan kekuatannya sendiri. Mereka seperti seorang raja yang mengandalkan para pahlawannya dan kuda-kudanya. Kedua, kalimat ini juga menegur orang-orang yang merasa putus-asa karena berada dalam situasi yang penuh kesulitan. Mengapa teguran semacam ini sangat diperlukan? Pada kenyataannya, seorang yang mudah merasa putus-asa adalah seorang yang cenderung mengandalkan kekuatannya sendiri.
Jika demikian, bagaimanakah kita harus bersikap ketika menghadapi kesulitan dalam hidup kita? Pertama, pemazmur menasihati agar kita tetap takut akan Tuhan. Kesulitan hidup sering membuat kita menghalalkan secara cara untuk mencari jalan keluar, bukan? Kedua, pemazmur menasihati agar kita berharap akan kasih setia-Nya. Kemampuan dan kekuatan kita memang terbatas, namun kasih setia Tuhan tidak terbatas. Ketiga, pemazmur menasihati kita agar menanti-nantikan Tuhan. Untuk melihat dan mengalami kuasa-Nya dibutuhkan kesabaran dan ketekunan. Dengan demikian kita tidak akan berputus-asa dan kehilangan sukacita kita. (TW)
Tuhan pasti akan bekerja dengan kasih dan kuasa-Nya, namun tidak selalu dengan cara seperti yang kita pikirkan dan tidak secepat yang kita harapkan
Langganan:
Komentar (Atom)
pengampunan dan penerimaan ulang dari TUHAN menjadi titik sejarah iman
YESAYA 44 :21-28 Jemaat yang dikasihi Tuhan Berita pengampunan yang baru kita baca memiliki dampak yang begitu besar bagi perjalanan iman...
-
BAHAN BACAAN : KIDUNG AGUNG 8 :5-7 Hari ini kita berkumpul UNTUK KEMBALI bersyukur kepada Tuhan yang memberi cintaNya kepada kita semua ,...
-
Salam sejahtera bagi kita semua, Apa kabar hari ini? Tentu sehat, kuat dan diberkati Tuhan sehingga kita boleh kembali memberi diri dala...
-
Oleh kasih karunia Tuhan maka kita sudah memasuki penghayatan dan perenungan di minggu sengsara yang ke V. Dimana kita merenungkan arti da...